Friday, December 11, 2009

What's the most romantic thing you've ever done/received?


Gara2 mbaca tulisan neng Icha dipagi buta soal "romantise" saya jd berpikir..

Duh iya ya, kami (saya&suami) sdh lama sekali tidak beromantis ria. Memang si,sejak awal saya sdh tahu kl dia not even have a single drop of romanticism. Tp karena saya sudah kadung cinta, jadi saya terima saja dia,sperti dia yg menerima saya yg tukang ngayal ini hehe..

Anyway, saya jadi nginget2 hal apa yaa..yg pernah dibikin sama suami utk bikin saya merasa romantis? Hmm..jangan pikirin candle light atau sebuket bunga ya. Tp jujur, kadang dengan kecuekannya dia, trus tiba2 dia bawain saya sekardus susu coklat favorit atau sebungkus ice cream, tanpa saya minta,udah bikin saya meleleh..

Salah satu moment favorit saya adalah saat kami mau menikah, saya pulang ke rumah orang tua saya lebih dulu, saat saya pamit sambil dengan muka kebingungan karena khawatir ada barang yg tertinggal, saya bilang "hmm..apalagi yg perlu dibawa ya?" lalu tiba2 dia bilang "bawalah hatimu yg akan kunikahi"..aiiihhh...romantis pisan!! Dalam hati saya melompat2 kegirangan :)

Ada sebuah cerita lucu deh, selama 4 tahun kami pacaran, dia blm pernah sekalipun ngasih saya kado, padahal saya ini sukkaaa bgt kl dikasih hadiah. Lalu, dimalam saya ultah, dia datang dengan sebuah kotak berbalut kertas kado yg sepertinya berat. Waah,saya girang bukan kepalang, dikhayalan sdh membayangkan hal2 yg seru,jangan2 baju, tas atau barangkali notebook?, lalu tiba2 saat saya buka.. Viola!! Isinya Kamus Oxford Dictionary & Thesaurus. Glek! Saya bingung hrs bereaksi gmn..mau gak suka, tp saya tahu barang ini mahal, mau keliatan girang, tp bookkk kamus gitu loh, gmn saya mau girang? Hahaha..ahirnya saya pasang muka super manis dan bilang "terimakasih ya sayaaang"..

Jadi, kl diingat2 gak ada tuh kegiatan yg sengaja kami lakukan utk menumbuhkan romantisme. Tapi, utk terus bersamanya berbagi tawa dan bernyanyi2 bersama tiap pagi utk Fatih, sudah cukup bagi saya utk tahu bahwa dia sungguh menyayangi saya :)

Monday, May 11, 2009

merencanakan kehamilan

Ada seorang teman, pengantin baru yang bertanya bagaimana caranya supaya bisa hamil?
Saya tentu tergelak mendengarnya. Karena saya tidak mempunyai trik khusus, semuanya terjadi begitu saja tanpa direncanakan, alhamdulillah…

Tapi saat menjalani kehamilan ada begitu banyak adaptasi dan pembelajaran yang saya harus jalani sambil jalan. Jadi jika anda bernasib sama seperti teman saya, yang sedang menunggu kehamilan—padahal kita tahu, kehamilan itu sebaiknya tidak ditunggu dengan senewen, santai saja sambil tetap berusaha pastinya.
Nah, sambil menunggu coba ikuti saran saya, supaya nantinya anda tidak tergagap-gagap dengan kehamilan anda.

1. Sebaiknya anda mulai mengambil tes TORCH. Tes ini berguna utk mengetes kadar IgG Toksoplasma, Rubella, CMV, and HSV. Jika salah satu hasilnya adalah positif, maka artinya antibodi anda pernah terpapar virus ini. Hal ini penting karena jika memang benar kita terpapar salah satunya, maka bisa mempengaruhi pertumbuhan janin, atau bisa membuat janin lemah.
2. Anda akan diminta utk mengambil tes TORCH tahap kedua yang berguna utk mengetes antobodi IgM. Jika salah satu dr elemen ini ada yg positif, artinya virus sudah melewati antibodi anda dan saat ini sedang bersarang di dalam tubuh anda. Anda akan diminta untuk menyembuhkan penyakit ini terlebih dahulu sebelum perencanaan kehamilan.
3. Nah, jika kedua tes tersebut memperlihatkan tanda negatif dan anda juga sudah yakin terbebas dari penyakit2 yang lain. Maka tahap yang kedua adalah...Mempersiapkan KEUANGAN!! Hehehe...
karena utk hamil itu dibutuhkan biaya yg tidak sedikit utk periksa, membeli vitamin, beli baju hamil dan seabreg perubahan lain yang mengakibatkan perubahan neraca keuangan.
4. Lalu, mulailah mencari referensi dokter kandungan yang OK. Karena kadang apa yg cocok buat teman kita, enggak cocok buat kita. Atau kadang cocok dokternya tp enggak cocok sama biaya konsultasinya. Atau bisa juga, cocok sama dokternya, tp RS yg berafiliasi dengannya tak terjangkau. Jadi semuanya mesti cocok, antara financial dan kepuasan sebagai pasien.
5. Better utk mulai membaca2 tentang kehamilan di buku, internet atau dr manapun. Karena semakin kita banyak baca, maka semakin banyak keterangan yang kita ingin tahu dan list itu sebaiknya dibawa saat berkunjung ke dokter. Karena kebanyakan dokter, suka pada enggak mau ngomong kl enggak ditanya. Padahal kita sebagai ibu hamil baru, pasti enggak tahu2 apa2 tu soal kehamilan. Mulai dr mitos kehamilan sampai dengan apa yg mesti diwaspadai.

Gimana, udah siap menghadapi kehadiran sang buah hati?

Monday, March 30, 2009

sibuk enggak sibuk..

Kind of busy last week.
Liburan (yippeyyy..6 hari yang memuaskan!), bikin SPT (buset dah! Gaji baru segini aja dah ribet bgt, gimana kl jadi juragan?!)

Kesibukan weekend ini: ngurus administrasi apartemen (again!) dan arisan kel. mButuh di tanabang, dadadada…..

So typical of housewives business hehehhe….

Thursday, March 05, 2009

18months

Alhamdulillah, kehamilan ini mulai kurasakan nikmatnya.
Alhamdulillah, mual, migraine mulai berkurang. Nafsu makan mulai bertambah…
Yang paling amazing adalah saat si baby mulai menggoyang-goyangkan badannya..ah, tadinya kupikir aku lapar, ternyata “he’s kicking!”
Saya senang tak terperi. Biasanya jam 12-17 adalah jam2 aktifnya dia.
Mungkin di dalam sana, dia sedang geol-geol, sucking his tumb or yawning—bored with his position. Hehehe…
Ah, anakku semoga kau selalu sehat dan segera lahir kedunia…

Friday, February 27, 2009

pelempelem


Gara-gara, Golden globe dan Academy award, saya dan suami jadi marathon DVD setelah makan malam kami.
Dari beberapa nominasi yang sering disebut2 di kedua penilaian tersebut, kami kira hanya Trophic Thunder-lah yang paling mengecewakan, sisanya cukup mengenyangkan nafsu imaji kami.

The Curious Case of Benjamin Button adalah salah satu film yang paling sering disebut, duet antara Brad Pitt dan Cate Blanchet ini bersaing ketat dengan pasangan Bollywood di Slumdog Millionaire.
Saya akui, The Curious Case of Benjamin button itu film yang saya banget! Pemainnnya cakep, aktingnya keren, bisa bikin saya nangis Bombay dan mengharu-biru, plus cinta2an yang dieksekusi dengan ciamik. Tapi memang mengeksekusi film jadi 3jam yg berasal dr selembar cerpen agak lebay sii..emosi yang dibangun kelamaan, akibatnya kami berdua bosan banget, ketiduran dan mesti nonton 2kali hehehe…
Untuk Slumdog Millionaire, ceritanya memang beda. secara pribadi, saya enggak terlalu suka, bagian kekerasan dan eksploitasi anak2nya, walau mungkin itulah reality yang sebenarnya terjadi. Cara si Danny Boyle, mengeksekusi cerita adaptasi ini dengan lapisan2 waktu membuatnya enggak terasa seperti Bollywood yet Hollywood, tp sayangnya ¼ akhir film-nya dieksekusi dengan Holly-Bollywood banget! Si cewek ngejar si cowok trus mereka bertemu di stasiun, ciuman, terus nyanyi& goyang2 di gerbong kereta. yaks..
Ada juga The Reader, waktu nonton film ini, saya blum tahu kl Mbak Kate dinominasikan untuk pemeran pembantu terbaik, and yes, she speak Germany with high class style. Dia total bgt memang actingnya, pertama kali melihat dia naked on Titanic, lalu di Little Children dan disini, saya seakan dibawa melihat perubahan bentuk badannya dr jaman dia masih muda sampe dengan sekarang hehehe… overall, it was a very good movie indeed.
Vicky Christina Barcelona. Dari ketiga pemain utamanya, menurut saya, ketiga bermain seimbang, tidak ada yg terlalu menonjol. Overall ceritanya menarik, tp sayang sungguh seribu saying, dieksekusi pak Woody Allen dengan cara Hollywood. Jadi gregetnya kurang, jalan ceritanya terlalu mudah ditebak.

Selanjutnya ada The Wrestler dan Frost/Nixon…lagi menunggu kiriman dr penjual dvd bajakan :P

Thursday, January 29, 2009

FB

Facebook. Web yang satu ini memang megang banget ya booook?
Apalagi buat kita-kita.
Memang target pengguna fesbuk, relative lebih mature—kalo enggak mau dibilang kewud (:tua), dan biasanya hidup di kota besar.
Compare to Friendster, si pendahulunya, yang sempat happening 2-3 thn yang lalu, sekarang pengguna FS malah relative di dominasi oleh para teenager.

Secara aplikasi, FB memang lebih rumit dan kompleks, mungkin itu sebabnya para pengguna-nya kebanyakan orang2 yang tua dan relative lebih banyak punya temen yang mau “dicari” atau dihubungkan. Hasilnya, web ini lebih asyik buat dikulik-kulik karena membuat para pengguna bisa memaksimalkan fitur di accout-nya.

Selain fenomena kecanduan, FB juga makin memanjakan kebiasaan meng-exposure diri sendiri di kalangan penggunanya.
Saya kok melihat, orang makin extrovert ttg kehidupan privacy-nya. Sesuatu yang belum bisa kita lakukan di jaman FS. Paling banter kita gontaganti status di YM, tp lingkup network YM juga tidak seberapa besar. Setelah itu, kita gantian mengekspos diri di blog, tp itu juga enggak semua orang punya blog.
Coba bandingkan dengan FB, dimana kita bisa sekedar mengganti status, nulis dikit-dikit di notes-nya, ngasih comment dan semua lingkup temanmu akan langsung ter-update dengan perubahan di account Anda, apalagi kl anda terhubungkan dengan semacam twitter—dimana jika anda mengganti status di Twitter maka otomatis status anda di FB pun ikut berubah. Bahkan sekedar main sama pet virtual anda-pun, teman anda akan langsung notified. mirip mading ya? hehehe..

Lingkungan virtual kita, makin memanjakan fenomena “about me”. Apa yang kita tulis adalah gambaran bagaimana kita ingin supaya orang tahu kita sedang apa? Siapa kita? Bagaimana kita? Kabar kita? Jadi jangan kaget, kl misalnya kita lihat seorang teman mengabarkan bahwa dia sedang mencari kacamatanya yang hilang, sesuatu yang dulu kita anggap hal yang sepele, skrng jadi terlihat hal yang luar biasa.

Btw, saya juga termasuk orang yang termanjakan dan menggunakan fasilitas itu kok :p

Tuesday, January 13, 2009

Ada-ada saja

Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, sejak hamil saya sering baca2 tentang kehamilan. Tetapi tetep aja, ada beberapa hal yang enggak termaktub didalam buku pintar kehamilan saya.

Misalnya, kenapa saya enggak doyan minum air putih selama di kantor, tp bisa minum air putih banyak saat dirumah? Dan itu bikin saya beseran selalu.
Kenapa saya sering banget eneg kl liat makanan? Kenapa susah banget untuk menimbulkan nafsu makan? sedangkan saya enggak muntah.
Trus kenapa saya jadi malas bangeet masak, dan waktu dibela2in masak, saya malah enggak doyan blas, sama makanan yg saya buat sendiri…

Dan semua itu enggak ada di buku ?!

Jadi, waktu di suatu siang, saya bisa chatting sama teman yang usia kehamilannya Cuma berselang 1 minggu dari saya, saya ngerasa legaa bgt! Karena im not alone!

Kami sama2 enggak bisa makan banyak. Kl saya, enggak doyan masak, sedangkan dia doyan banget masak. Tp kami berdua sama2 enggak doyan masakan sendiri. Dia enggak doyan air putih kl dirumah, sedangkan saya kl di kantor gak doyan, sedangkan kl di rumah bisa minum banyak…
Trus, dia suka susu tp selalu mual kl minum obat, sedangkan saya benar2 sebaliknya. Tuuhh kan, banyak hal2 aneh yang ‘it really happens’ tp enggak ada di manuskrip manapun.


Hffww..leganyaaa…ternyata saya enggak sendirian menjalani keanehan ini.

Oya, kl saya lagi melamun sebentar, entah kenapa tiba2 saya pengen makan makanan tertentu. Kayak tadi malam, tiba-tiba saya nglilir (bahasa jawa: terbangun dgn tiba2) dan bilang ke suami saya “mas, kayaknya enak ni makan pisang goreng bikinan ibu”.
Trus siang ini, sedetik saja pikiran saya kosong, saya langsung bergumam “sore2 gini, enaknya makan gule nii..”


Hff…
Ada-ada saja